Tanggamus – SMA Negeri 1 Gunung Alip resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah yang dikenal aktif dalam bidang akademik maupun non-akademik ini mengajak lulusan SMP/sederajat untuk bergabung dan menjadi bagian dari generasi berprestasi.
Dalam pengumumannya, SMAN 1 Gunung Alip menegaskan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara gratis serta berkomitmen menerapkan prinsip transparansi dengan slogan “Anti Suap, Gratifikasi, dan Pungli”. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menggunakan jasa perantara dengan pesan tegas “No Titip, No Jastip”.
Tahun ini, jalur domisili meliputi Kecamatan Gunung Alip, Gisting, Talangpadang, dan Sumberejo. Calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran secara online melalui portal resmi SPMB Provinsi Lampung dengan mengikuti petunjuk dan persyaratan yang telah ditetapkan.
Adapun kuota penerimaan peserta didik baru terdiri dari:
- Jalur Domisili: 30 persen
- Jalur Prestasi: 35 persen
- Jalur Afirmasi: 30 persen
- Jalur Mutasi: 5 persen
Proses pendaftaran dan verifikasi berkas dijadwalkan berlangsung pada 15–19 Juni 2026, sementara pengumuman hasil seleksi akan disampaikan pada 24 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan daftar ulang pada 24–25 Juni 2026, sebelum mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan digelar pada 13–17 Juli 2026.
Selain menawarkan proses penerimaan yang transparan, SMAN 1 Gunung Alip juga memiliki berbagai prestasi yang membanggakan di bidang akademik, olahraga, seni, dan organisasi siswa. Hal tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.
Pihak sekolah mengimbau seluruh calon peserta didik dan orang tua untuk mempersiapkan dokumen persyaratan sejak dini serta mengikuti setiap tahapan pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Bergabunglah bersama SMAN 1 Gunung Alip, sekolah yang siap mengantarkan generasi muda menuju prestasi dan masa depan yang gemilang,” demikian pesan yang disampaikan pihak sekolah kepada masyarakat.

