Bandar Lampung – MAN 1 Bandar Lampung terus memperkuat transformasi digital dalam proses pembelajaran. Salah satunya melalui Pelatihan Madrasah Digital Center (MDC) tentang Pembuatan Perangkat Pembelajaran Digital Terintegrasi Angkatan 1, yang digelar Kamis (17/9/2026) di Laboratorium Bahasa MAN 1 Bandar Lampung.
Sebanyak 32 guru mata pelajaran mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah madrasah dalam meningkatkan kemampuan guru memanfaatkan teknologi untuk menyusun, mengelola, mendokumentasikan, sekaligus menyediakan perangkat pembelajaran secara lebih efektif.
Program yang diprakarsai Ketua MDC MAN 1 Bandar Lampung sekaligus Agen Perubahan, Heny Astuty, tersebut dilaksanakan secara hybrid pada 17–22 September 2026. Fokus utama kegiatan adalah pengembangan digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan website MDC.
Kegiatan dibuka Wakil Kepala MAN 1 Bandar Lampung Bidang Kehumasan, Yuniarti. Dalam sambutannya, ia menilai pelatihan tersebut menjadi langkah positif untuk memberikan pembekalan kepada guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis digital.
“Website MDC perlu terus kita manfaatkan dan tingkatkan penggunaannya. Selain menjadi salah satu program Agen Perubahan, keberadaan MDC juga memberikan kemudahan bagi guru dalam menyediakan perencanaan pembelajaran, RPP, maupun media ajar yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung proses pembelajaran,” ungkap Yuniarti.
Menurut Yuniarti, digitalisasi bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana platform yang tersedia mampu memberikan kemudahan bagi guru dan mendukung proses pembelajaran di madrasah.
Ia mengapresiasi Heny Astuty selaku pemateri serta seluruh guru yang mengikuti pelatihan.
“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, penggunaan MDC benar-benar memberikan manfaat bagi guru maupun murid,” tambahnya.
Guru Belajar Mengelola Perangkat Pembelajaran Digital
Pada sesi materi, Heny Astuty memperkenalkan pembuatan Perencanaan Pembelajaran Digital yang terintegrasi dengan website MDC. Para guru diarahkan untuk mengunggah perencanaan pembelajaran pada laman mata pelajaran masing-masing yang telah tersedia.
Tak hanya perangkat pembelajaran, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan presensi murid melalui website MDC. Dalam penerapannya, aspek proteksi dan keamanan turut menjadi perhatian untuk menjaga privasi serta keamanan data pengguna.
Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.
Lukman mengingatkan bahwa perkembangan digital harus berjalan beriringan dengan kesadaran terhadap keamanan informasi. Setiap konten maupun media yang dipublikasikan melalui website madrasah perlu diperhatikan agar data dan informasi yang berkaitan dengan madrasah tetap terlindungi.
Pelatihan akan berlanjut secara hybrid hingga 22 September 2026. Setelah sesi tatap muka, peserta mendapatkan pendampingan dan diskusi secara daring melalui grup WhatsApp untuk membantu guru menerapkan perangkat pembelajaran digital pada laman MDC masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 1 Bandar Lampung tidak hanya mendorong guru untuk mampu menggunakan teknologi, tetapi juga membangun budaya pembelajaran yang semakin terintegrasi, terdokumentasi, aman, dan mudah diakses melalui platform digital madrasah.

