Bandar Lampung – MAN 1 Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya riset di kalangan peserta didik dengan mengirimkan sembilan karya penelitian terbaik untuk mengikuti seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026.
Kesembilan judul riset tersebut telah resmi diunggah pada 2 September 2026 dan kini memasuki tahapan seleksi nasional. Karya-karya yang dikirim mengangkat isu-isu strategis dalam tiga bidang utama, yakni Sustainable Development Goals (SDGs), Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional, serta Ekoteologi.
Dalam penyusunannya, para siswa mendapat pendampingan intensif dari Pembina Riset MAN 1 Bandar Lampung, Dwianti Marthalena, M.Si., serta mentor dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat nasional.
Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik dan pembina yang telah bekerja keras menyiapkan karya terbaik mereka.
“Kami mengapresiasi kerja keras para siswa dan pembina. Semoga karya yang telah dihasilkan memberikan hasil terbaik dan membawa MAN 1 Bandar Lampung melaju hingga tingkat nasional,” ujar Lukman.
Menurutnya, kegiatan riset tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, memecahkan persoalan, serta menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Seluruh karya yang telah dikirim kini menjalani proses penilaian oleh tim seleksi OMI 2026. MAN 1 Bandar Lampung optimistis sembilan riset yang diajukan mampu menembus tahap berikutnya hingga babak nasional.
Partisipasi dalam OMI 2026 diharapkan semakin memperkuat budaya penelitian dan inovasi di lingkungan madrasah, sekaligus menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus berkarya dan mengharumkan nama MAN 1 Bandar Lampung di tingkat nasional.

