TUBABA (PN)–-Realisasi dana bos SMPN 2 Tulang Bawang Barat tahun 2024-red 2025, menjadi polemik, pasalnya banyak item kegiatan realisasi penggunaan dana bos SMP tersebut di duga di selewengkan Mantan kepala sekolah.
Saar dihubungi wartawan melaui Tlpn WhatsAppnya, Srimustika meminta agar tidak di beritakan terkait dugaan korupsi yang dilakukannya, iya mengarahkan wartawan agar menghubungi PLT Kepala Sekolah yang saat ini menjabat di SMPN 2 Tulang Bawang Barat, kecamatan tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Saat dikonfirmasi Plt, Kepala Sekolah SMPN 2 Tulang Bawang Barat, keduanya saling lempar tanggung jawab, menurut Dewi selaku Plt Kepsek disana mengatakan saya tidak dapat memberikan tanggapan dikarenakan saya baru beberapa bulan dan tidak paham, jelasnya.
Diketahui besaran anggaran yang dikelola pihak sekolah khususnya Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Tulang Bawang Barat, Srimustika. Tahun 2025, tidak sesuai dari anggaran dengan pengelolaan dilapangan diantaranya Kegiyatan Pengembangan Perpustakaan yang menghabiskan anggaran senilai Rp112.230.500, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp206.339.000, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp102.431.500, Administrasi kegiatan sekolah Rp102.063.734, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp70.556.000, hingga pembayaran Guru Honor sebesar Rp254.100.000. Yang diduga tak luput oleh para oknum disana.
Menurut sumber koran ini, Kecilnya saja pemeliharaan sarana dan prasarana, jika dana tersebut setiap enam bulan sekali di realisasikan secara benar maka gedung sekolah SMP 2 dalam kurun waktu dua tahun akan mentereng seperti gedung putih,
Dari penjabaran penggunaan dana diatas dibutuhkan pemeriksaan khusus oleh Aparat Penegak Hukum agar dapat melakukan pemeriksaan terkait adanya dugaan yang menguras anggaran mencapai ratusan juta tersebut, sekaligus menjadi pembelajaran bagi sekolah lain agar tidak bermain main dengan dana bos, mau tau kelanjutan berita ini, nantikan edisi mendatang. (Basirun)

